mengubah ANTRIAN menjadi KENYAMANAN di POLIKLINIK Rumah Sakit
Bayangkan seorang pasien yang sudah bersiap sejak subuh, menembus kemacetan untuk tiba di rumah sakit pukul 06.00 pagi, namun baru bisa bertatap muka dengan dokter pada pukul 11.00 siang. Potret ini adalah realitas pahit yang sering kita jumpai di berbagai fasilitas kesehatan. Sebagai praktisi manajemen operasional, saya melihat bahwa sering kali persoalan utamanya bukan terletak pada rendahnya kompetensi medis para dokter, melainkan pada hambatan administratif (administrative friction) dan koordinasi yang tidak sinkron. Penumpukan massa dan ketidakpastian waktu tunggu menciptakan pengalaman pasien yang buruk, yang pada akhirnya mengancam retensi pasien dan reputasi institusi. Bottleneck Administratif: Musuh Tersembunyi Efisiensi Ketidakefisienan dalam pelayanan kesehatan sering kali bersifat sistemik. Dalam kacamata operasional, alur pelayanan pasien yang ideal seharusnya mengalir lancar dari Pendaftaran & Reservasi -> Skrining & Tanda Vital -> Konsultasi Dok...